Event

SAMBUT RAMADHAN, UKM INKAI UNS BUKA BERSAMA DENGAN ANAK YATIM DAN DHUAFA

7 Jun , 2018  

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang kehadirannya selalu dinanti dan membawa berkah bagi seluruh ummat muslim di dunia. Selain datang hanya satu kali dalam setahun, di bulan yang penuh rahmat ini segala kebaikan kita akan dilipatgandakan pahalanya. Hal ini tidak disia-siakan oleh UKM Inkai UNS untuk menyambut bulan Ramadhan ini.

Pada Selasa (29/5), UKM Inkai UNS mengadakan kegiatan tahunan rutinnya yaitu bakti sosial dan buka bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di Griya Yatim dan Dhuafa Asrama Surakarta, Jl. Ir. H. Juanda No. 172 Kampung Sewu Kec. Jebres Kota Surakarta dan diikuti oleh kurang lebih 76 orang terdiri atas 25 anak yatim, 21 pengurus UKM Inkai UNS, dan 30 anggota dan senior UKM Inkai UNS.

Selain sebagai program kerja tahunan UKM Inkai UNS, bakti sosial dan buka bersama ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama guna menjalin silaturahmi. Hal ini diungkapkan oleh Dewi Sri Lestari, kepala bidang hubungan masyarakat UKM Inkai UNS, “buka bersama dan bakti sosial ini bukan hanya untuk menjalankan proker bidang hubungan masyarakat saja, namun untuk menunjukkan kepedulian pada sesama dan tentunya menjalin silaturahmi pada masyarakat”.

Acara bakti sosial dan buka bersama dimulai sekitar pukul 15.30 WIB dengan serangkaian acara tilawah, sambutan-sambutan, tausyiah, lomba-lomba keagamaan untuk anak panti, dan game interaktif. Selanjutnya menjelang berbuka puasa adalah pemberian hadiah kepada pemenang lomba. Kegiatan dilanjutkan seusai Shalat Maghrib, yaitu makan dilanjutkan penutupan dan foto bersama pengurus, senior, dan anak yatim dan dhuafa.

“Saya berterimakasih kepada rombongan UKM Inkai UNS yang telah datang, dan Alhamdulillah anak-anak bertambah pengalamannya dan tentu senang dengan datang kakak-kakaknya dari UNS. Semoga acara seperti ini selalu ada, dan semoga menjadi berkah bagi semua”, ungkap Umi Enno, salah satu pengurus griya yatim dan dhuafa di sela-sela acara.

Acara ditutup kurang lebih pukul 18.30 WIB dengan rangkaian acara penyerahan donasi dari ketua UKM Inkai UNS kepada pengurus Griya Yatim dan Dhuafa Asrama Surakarta. -hafghan

Event,Prestasi

Kontingen Karate UNS Bawa Pulang 6 Medali dari ITS Cup 2018

24 Apr , 2018  

Surabaya (22-4), kabar menggembirakan datang dari cabang olahraga karate UNS, pasalnya UNS berhasil menempati peringkat ke-6 pada ITS CUP Kejuaraan Karate antar Mahasiswa se-Jawa Bali. Kejuaraan tersebut diselenggarakan di GOR Pertamina ITS Surabaya pada tanggal 21-22 April 2018 lalu.

Kejuaraan karate tersebut diikuti oleh enam belas kontingen dari beberapa universitas di Jawa dan Bali. Diantaranya adalah Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Airlangga, Universitas Sebelas Maret, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, USM Jaya, Universitas  Hangtuah, Telkom University, STKIP PGRI Tulungagung, UNISMA, UNJANI, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Kejuaraan Karate se-Jawa Bali ITS Cup Karate 2018 adalah sebuah event dengan tujuan branding dari UKM Karate-Do ITS dan merupakan kejuaraan karate kali  kedua bagi ITS setelah kejuaraan yang diselenggarakan 2013 lalu.

Untuk menyambut kejuaraan tersebut, UKM Inkai UNS telah menyelenggrakan  Training Center selama kurang lebih satu bulan. Team Karate UNS menurunkan sebelas atletnya untuk berlaga di kejuaraan tersebut. Hasil akhir dari kerja keras para atlet diatas adalah perolehan satu medali emas (Alviani Dyah Rahmawa-Kumite Perorangan minus 55 kg), dua medali perak ( Kumite Perorangan minus 86 kg oleh Zalzadilla Ayu, dan Kumite Beregu Putri; Theresiana Ita, Aprilia Yustiana, Alviani Dyah Rahmawa) dan tiga medali perunggu (Kumite perorangan putra oleh Robby Antonius M, Kumite perorangan putri minus 68 kg oleh Aprilia Yustiana, dan Kumite perorangan putri plus 68 kg oleh Theresiana Ita).

Hal itu membuat UNS menduduki peringkat ke-enam pada kejuaraan tersebut. Sedangkan juara umum diperoleh oleh Team Karate dari Universitas Negeri Malang. (dew)

 

Event,Pengurus

Kenalkan Karate ke Masyarakat, UKM INKAI UNS Adakan Sosialisasi

12 Mar , 2018  

Pada Sabtu (10/03) UKM INKAI UNS mengadakan sosialisasi karate kepada siswa kelas 4 dan 5 SD N Sabranglor Jebres, Surakarta. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 10.30 WIB hingga 12.00 WIB di halaman sekolah dan diramaikan oleh kurang lebih 80 siswa serta 20 karateka pengurus UKM INKAI UNS. Sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja dari UKM INKAI UNS khususnya bidang Hubungan Masyarakat (Humas).

“Ini merupakan proker pertama di UKM INKAI UNS, baru tahun ini dirintis”, kata Rohmat Muhajir, Ketua UKM INKAI UNS. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memasyarakatkan olahraga karate, memberikan informasi dan pengetahuan tentang karate, selain itu juga untuk mengenalkan UKM INKAI UNS guna menjaga eksistensinya. “Sebenarnya juga untuk edukasi, jadi tidak hanya untuk mengenalkan UKM INKAI UNS. Kami lebih menekankan pada pemberian pengetahuan dan informasi tentang karate. Kalau selanjutnya ada adik-adik yang tertarik ikut karate, ya itu bonus, alhamdulillah”, tambah Rohmat.

Beberapa serangkaian kegiatan ini yaitu penampilan perform Kata 1, Kata 3, Karate Dance dan Bunkai oleh sebelas orang pengurus UKM INKAI UNS. Kata sendiri adalah gabungan teknik-teknik dasar dalam karate seperti pukulan, tendangan, bertahan dan menangkis kedalam satu rangkaian pergerakan yang telah ditentukan. Sedangkan Bunkai merupakan aplikasi yang dapat digunakan dari gerakan-gerakan dasar Kata.

Selain itu juga terdapat sesi materi dan tanya jawab antara lain tentang karate secara umum berupa (definisi, sejarah, asal) dan bagian-bagian tubuh yang tidak boleh dipegang oleh orang lain karena dapat membahayakan diri termasuk rahang dan pinggul. Setelah itu terdapat peragaan beladiri praktis yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa cara untuk mempertahankan diri dengan cepat saat terjadi serangan fisik.

Pada akhir kegiatan terdapat beberapa permainan dan foto bersama. Para siswa sangat berantusias dalam kegiatan ini. “Seneng banget, tadi aku bisa jawab pertanyaan terus dapet hadiah. Nanti pengen ikut latihan karate”, kata Stevani, siswa kelas 4.

Pihak sekolah merespon baik dan sangat mendukung kegiatan ini. Mereka juga berharap ada kelanjutannya dari Sosialisasi ini.”Ini kegiatan yang baik sekali. Baru pertama kali disini. Kalau saya berharap supaya nanti karate bisa jadi ekstrakurikuler di SD Sabranglor”, jelas Marji Astuti, Kepala Sekolah SD N Sabranglor. -dew

Event

Pergantian Pengurus, UKM INKAI UNS adakan Up-Grading dan Rapat Kerja

2 Jan , 2018  

Salam Karate Oss!!!

UKM INKAI UNS pada tanggal 30-31 Desember 2017 telah mengadakan Up-Grading dan rapat kerja yang merupakan acara tahunan UKM INKAI UNS dan diadakan setiap pergantian pengurus. Acara yang diadakan di Tawangmangu, Karanganyar ini diikuti oleh pengurus UKM INKAI UNS periode 2017 dan 2018, beberapa senior serta dewan pelatih.

Tujuan dari Up-Grading dan rapat kerja ini adalah penyampaian program kerja pengurus untuk satu tahun ke depan dari masing-masing bidang yaitu sekretaris, bendahara, bidang 1 (keanggotaan), bidang 2 (kepelatihan dan prestasi), bidang 3 (hubungan masyarakat), dan bidang 4 (perlengkapan dan logistik). Selain itu, acara ini juga diadakan guna meningkatkan keakraban antar pengurus lama maupun pengurus baru.

Serangkaian acara Up-Grading dan rapat kerja ini dibuka Sabtu (30/12/2017) pukul 15.00 oleh Anjar Budi Prasetio selaku pengurus periode 2017 dan dilanjutkan dengan games yang dikemas dengan santai dan hangat. Berbagai games diadakan untuk meningkatkan kekompakan antar pengurus.

Sedangkan rapat kerja dimulai pada Sabtu malam dan dipimpin langsung oleh ketua UKM INKAI UNS periode 2018, Rohmat Muhajir. Dalam pembahasan draft kerja pengurus baru tersebut pengurus lama banyak memberikan masukan, saran, bekal dan sharing pengalaman selama menjadi pengurus kepada pengurus baru. Rapat kerjapun berlangsung lancar walau terlihat beberapa pengurus baru yang mengantuk.

“Selain untuk penyampaian dan pembahasan proker (re: program kerja) UKM INKAI UNS satu tahun kedepan, pastinya juga untuk pengenalan lebih mendalam tentang UKM INKAI UNS sendiri ke pengurus baru”, ujar Rohma selaku ketua UKM INKAI UNS periode 2018 saat ditanya tujuan acara ini.

Pada Minggu (31/12/2017) pagi kegiatan Up-Grading dibuka dengan senam bersama. Kemudian dilanjutkan kegiatan outbond yang berlokasi di lapangan yang relatif dekat dengan lokasi penginapan. Kegiatan outbond bertujuan untuk lebih merekatkan keakraban pengurus baru dengan senior. Banyak permainan yang melatih kekompakan dan kerjasama antar pemain.

“Seru banget, acaranya santai tapi produktif. Jadi lebih banyak tahu tentang UKM INKAI UNS. Semoga saya dapat menjadi pengurus yang amanah aamiin”, ungkap Hafid, salah satu pengurus baru.

Acara Up-Grading dan rapat kerja pengurus UKM INKAI UNS ditutup oleh Nuurudin Asyhari selaku ketua UKM INKAI UNS periode 2017 sekaligus ketua panitia Up-Grading dan dilanjutkan foto bersama seluruh pengurus UKM INKAI UNS periode 2017 dan 2018.
Tak lupa UKM INKAI UNS mengucapkan selamat tahun baru 2018, semoga menjadi tahun yang gemilang.
UKM INKAI UNS bisa, bisa, bisa juara! -hafghan

Event,Pengurus

Tahun ini, Makrab dan HUT Kembali Digabung

2 Des , 2017  

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) INKAI UNS mengadakan kegiatan Malam Pengakraban (Makrab) dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pada 25-26 November 2017 di Villa Minna Kalisoro, Karanganyar.

 

Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 80 anggota karate UNS yang terdiri atas pengurus UKM INKAI UNS, atlet, dan anggota.

 

Malam keakraban adalah kegiatan untuk seluruh anggota Karate UNS (bukan hanya INKAI) yang bertujuan untuk mengikat rasa kekerabatan lebih dalam lagi untuk kekuatan kekeluargaan Karate UNS.

 

Sedangkan HUT UKM INKAI UNS yang tahun ini menginjak angka ke 22 diperingati dalam serangkaian kegiatan ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh ketua umum, Nuuruddin Asyhari.

 

Kegiatan diawali dengan games indoor pada Sabtu sore, dan dilanjutkan pentas seni pada malam harinya. Disela kegiatan tersebut ada pemotongan tumpeng dan penulisan harapan pada sepotong kertas untuk selanjutnya ditempelkan pada pohon.

 

“Ibaratkan pohon ini UKM INKAI UNS. Pada awalnya mati, kosong. Dan selanjutnya akan kita buat hidup dengan harapan-harapan yang telah kita tulis. Bismillah semoga terwujud”, ucap Nuuruddin.

 

“Aku ngga nulis apa-apa di kertas ini, sengaja aku kosongin dan tak biarkan polos. Filosofinya, semoga INKAI UNS selalu seperti kertas putih polos yang siap menerima masukan dari manapun”, kata Erwin, salah satu atlet Karate UNS.

 

Kegiatan diakhiri dengan bakar-bakar dan bincang-bincang .

 

Pada esok harinya, Minggu, kegiatan diawali dengan senam pagi dan dilanjutkan outbond. Macam-macam games seperti tebak gaya, estafet tepung, estafer sarung dan voly air turut meramaikan kegiatan ini. Semua partisipan sangat berantusias dan menikmati kegiatan ini.
“Makasih banget buat panitia yang udah ngadain acara Makrab dan HUT ini. Aku jadi tau dan kenal anggota Karate UNS dari angkatan Gashuku sebelum-sebelumnya bahkan atlet juga. Pokoknya aku menikmati dan acara ini berkesan banget buat aku. Mungkin buat temen-temen yang lain juga,” ungkap Delia, salah satu anggota angkatan gashuku 2017. -dew

Event

Selamat Datang Anggota Baru !

7 Nov , 2017  

Salam Karate, Oss!

Gashuku dan Pengambilan Badge 2017

Laiknya sebuah instansi pendidikan yang mengadakan ‘ospek’ untuk peserta didik barunya, laiknya satuan keamanan dan pertahanan negara yang mengadakan ‘pendidikan ‘ untuk siswa barunya, dan laiknya perusahaan yang mengadakan ‘magang’ untuk karyawan barunya. Hal serupa juga dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Institut Karate-do Indonesia (INKAI) Universitas Sebelas Maret (UNS). Serangkaian kegiatan penerimaan anggota baru UKM INKAI UNS dilakukan mulai dari open recruitment hingga ‘Gashuku dan Pengambilan Badge’.

 

Puncak dari serangkaian kegiatan penerimaan anggota baru UKM INKAI UNS adalah gashuku dan Pengambilan Badge. Merupakan kegiatan wajib sebagai syarat menjadi anggota UKM INKAI UNS berupa pembekalan pengetahuan tentang karate dan UKM INKAI UNS serta pembentukan fisik dan mental para anggota baru.

 

Kegiatan gashuku dan Pengambilan Badge UKM INKAI UNS 2017 berlangsung pada 15-16 Oktober 2017 bertempat di MI Amal Mulya Desa Nglurah, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

 

Sebanyak 65 anggota yang mendaftar resmi menjadi anggota UKM INKAI UNS setelah mengikuti serangkaian kegiatan gashuku dan Pengambilan Bagde mulai dari pemberian materi tentang karate dan struktur organisasi UKM INKAI UNS, latihan, outbond, pentas seni, hingga acara inti yaitu pengambilan badge itu sendiri.

 

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Bapak Andi, di Gedung Porsima dan dilanjutkan oleh penyampaian materi oleh pembina UKM INKAI UNS, Senpai Agus Margono. Kemudian adalah perjalanan menuju lokasi gashuku.

Sesampainya, dilanjutkan oleh kegiatan penyampaian materi tentang struktur organisasi UKM INKAI UNS oleh Nuuruddin Asyhari selaku ketua umum UKM INKAI UNS. Pada sore harinya diadakan kegiatan latihan bersama dan dilanjutkan pentas seni oleh peserta gashuku pada malam hari.

 

Pada dini hari, diadakan kegiatan inti yaitu Pengambilan Badge, ini sekaligus kegiatan untuk membentuk mental yang kokoh untuk para anggota baru. Dan pada pagi harinya, diadakan outbond sekaligus penutupan ditandai dengan dipilihnya Putra Putri Gashuku, dan terpilih Muchlis Fakhri dan Yesi Meila.

Putra & Putri Gashuku 2017

Peserta gashuku sangat berantusias dalam kegiatan ini,

 

“Seneng senpai. Dapet temen baru, pengalaman baru, senpai-senpainya juga baik semua. Walaupun ternyata malemnya harus deg-degan. Semoga gashuku angkatanku tetep solid kan kompak latihan”, ungkap Iren, salah satu anggota Baru.

 

Sementara, diungkapkan oleh ketua panitia Gashuku dan Pengambilan Badge, Rizki Mica, bahwa kegiatan ini murni bertujuan untuk memberi pengetahuan tentang karate dan UKM INKAI UNS, pembentukan fisik dan mental yang kuat, serta untuk menumbuhkan rasa solidaritas dan loyalitas yang tinggi pada karate dan UKM INKAI UNS.

 

Ia juga berharap,

 

“Ya harapannya semoga setelah kegiatan ini mereka tetep konsisten latihan, tujuannya kesini kan bukan gashuku, tapi latihan”.

 

Sebelumnya, telah diadakan serangkaian kegiatan penerimaan anggota baru UKM INKAI UNS yaitu open recruitment, latihan perdana, pra-gashuku, hingga gashuku.-dew

Uncategorized

Hanya Bawa Pulang 8 Medali, Karate UNS Maksimalkan Latihan Lagi

2 Okt , 2017  

Tim karate UNS kembali berlaga di kejuaraan karate yaitu Kejuaraan Nasional Karate Piala Walikota Surakarta 2017 pada 29 September-1 Oktober 2017 di GOR Manahan Solo.

 

Kejuaraan Nasional Karate Piala Walikota Surakarta atau yang pada tahun sebelumnya bertajuk Walikota Surakarta Cup merupakan kejuaraan karate dua tahunan yang diselenggarakan oleh Solo Karate Club untuk memperebutkan tropi Walikota Surakarta.

 

Sebanyak 29 atlet karate UNS yang turun dalam kejuaraan ini hanya mampu memperoleh 8 medali yaitu 3 perak dan 5 perunggu.

 

Medali perak diraih oleh Lisma Dany Syafriuddin di kelas Kumite +84 kg senior putra, Ngalim Amriadi di kelas Kata senior putra, dan Tiara Pinky Maharani, Iis Dwi Cahyani, serta Ginta Persada di kelas Kata beregu senior putri.

 

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Indah Dwi Prastiwi di kelas Kumite -50 kg senior putri, Ginta Persada di kelas -61 kg Kumite senior putri, Iis Dwi Cahyani di kelas Kumite -68 kg senior putri, Ngalim Amriadi di kelas Kumite -67 kg senior putra, dan Bayu Kusuma Jati di kelas -55 kg senior putra.

 

Pencapaian ini menjadi evaluasi para atlet untuk latihan lebih keras dan rutin agar menguasai teknik dan mendapatkan hasil yang maksimal di kejuaran-kejuaraan mendatang.

 

Faktor kesiapan juga menjadi alasan utama para atlet dalam menghadapi kejuaraan ini. Mereka berlatih training centre (TC) kurang dari sebulan atau lebih kurang tiga minggu.

 

Namun hal ini tidak melunturkan semangat mereka untuk terus berlatih dan mengikuti kejuaraan, hal ini diungkapkan oleh Maya, salah satu atlet.

 

“Nggak bakal kapok, mbak, malah harus sering-sering latihan lagi. Evaluasi diri, nonton video pas main tadi, terus diperbaiki lagi yang kurang”.

 

Tim official juga memberikan motivasi dan semangat, memberi imbauan untuk tidak berkecil hati dan menjadikan sebagai pelajaran.

 

“Sudah maksimal, ya segini dapatnya. Tetep semangat latihan, TC, kita masih banyak kejuaraan”, ungkap Irza, salah satu official.

Event,Pengurus,Uncategorized

Latihan Perdana sebagai ‘Samaru’ Calon Anggota

30 Agu , 2017  

Mahasiswa baru di Universitas Sebelas Maret akan diberikan fasilitas pengenalan kehidupan kampus mulai dari tingkat universitas, fakultas, maupun program studi. Ini dilakukan untuk memberikan informasi dan gambaran tentang kampus kepada mahasiswa baru serta juga untuk menyambut mereka karena telah menjadi mahasiswa baru dan menjadi bagian dari UNS. Sama dengan hal tersebut, kegiatan ini juga dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) INKAI UNS yaitu dengan menggelar latihan perdana yang digelar pada Senin (28/08) di Student Centre UNS.

 

Latihan perdana merupakan kegiatan tahunan yang diadakan untuk menyambut calon anggota UKM INKAI UNS. Kegiatan ini sebagai temu awal dengan calon anggota baru UKM INKAI UNS yang didalamnya termasuk pengenalan UKM INKAI UNS, pengenalan karate, pemberian motivasi, dan membuka mata mahasiswa baru tentang UKM INKAI UNS.

 

Latihan perdana ini diikuti oleh 94 calon anggota yang telah mendaftar melalui kegiatan Expo UNS 2017 dan open recruitmen yang dilakukan UKM INKAI UNS. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh pembina UKM INKAI UNS dan senior INKAI serta turut didukung oleh anggota UKM INKAI UNS.

 

Kegiatan diawali dengan tradisi yaitu pengucapan sumpah karate dan penghormatan-penghormatan. Setelah itu adalah pembekalan dan pemberian motivasi kepada calon anggota oleh Sensei Edi selaku senior INKAI. Beliau mengatakan bahwa memilih karate, terlebih INKAi, merupakan suatu keputusan yang tepat. Karena bukan hanya proteksi diri atau olahraga, namun kita akan mendapatkan nilai-nilai kehidupan apabila mendalami karate yaitu dengan menerapkan dan mengamalkan sumpah karate.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan basic-basic karate seperti penghormatan, sikap siap, dan kepalan tangan. Calon anggota UKM INKAI UNS sebagian besar belum pernah mengikuti karate. Mereka sangat antusias dalam kegiatan ini, memperhatikan lalu mempraktikan.

 

“Saya pengen mendalami karate selain untuk melindungi diri saya, kan saya cewek, juga supaya biar percaya diri aja. Nanti juga pengen ikut kejuaraan-kejuaraan”, ungkap Rina Wati salah satu calon anggota UKM INKAI UNS.

 

Kegiatan latihan perdana ditutup dengan evaluasi oleh pembina UKM INKAI UNS, Sensei Agus Margono.

 

“Perhatikan basicnya, kuda-kudanya itu harus. Teknik-teknik yang lain nanti akan mengikuti kalo kuda-kudanya bagus”, pesan beliau kepada calon anggota UKM INKAI UNS.

 

Beliau juga menambahkan untuk menanamkan dalam diri bahwa karate itu sebuah kebutuhan, sebuah kegiatan untuk selalu bergerak, untuk menciptakan kedisiplinan dan semangat berprestasi sesuai dengan sumpah karate.-dew

Event

UKM INKAI UNS Tampil Beda di Expo UNS 2017

24 Agu , 2017  

Institut Karate-do Indonesia (INKAI) UNS memperkenalkan eksistensinya sebagai sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak dalam bidang seni bela diri di Universitas Sebelas Maret dalam acara Expo UNS 2017.

Semar sebagai icon Kejuaraan Sebelas Maret Cup.

Expo adalah sebuah kegiatan tahunan dalam rangkaian Pekan Kenal Kampus Mahasiswa Baru. Expo 2017 berlangsung selama empat hari, 19-22 Agustus 2017 di Auditorium UNS dengan mengangkat tema ‘Aktif dan Berbudaya’.

Expo berguna untuk mengenalkan organisasi-organisasi mahasiswa dan lembaga atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang terdapat di Universitas Sebelas Maret Surakarta kepada mahasiswa baru.

Keberadaan lembaga ataupun organisasi mahasiswa di dalam tubuh universitas adalah salah satu usaha untuk mengembangkan potensi mahasiswa sehingga diharapkan energi dan potensi yang dimiliki para pemuda khususnya mahasiswa tidak dihabiskan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat sia sia.

Selain itu, lembaga dan organisasi mahasiswa juga berguna untuk meningkatkan karakter, sifat kritis dan menghidupkan kembali kebudayaan bangsa yang akhir-akhir ini semakin memudar.

“Harapan saya ke adek-adek maru semoga banyak yang mendaftar atau mengikuti ormawa-ormawa yang ada di UNS”, ungkap Anisa salah satu panitia Expo UNS 2017.

“Jadilah mahasiswa yang aktif berorganisasi, jangan cuma kuliah pulang-kuliah pulang. Bekali juga kemampuan softskill yang bisa didapatkan dan diasah melalui kegiatan organisasi”, tambah Anisa.

Expo UNS 2017 diikuti oleh 27 organisasi mahasiswa dan unit kegiatan mahasiswa tingkat universitas, salah satunya UKM INKAI UNS.

Pada Expo 2017, UKM INKAI UNS tampil beda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena tak hanya menampilkan tim perform yang membawakan beberapa atraksi-atrasi spektakulernya seperti bunkai dan kata, tetapi juga menampilkan badut Semar sebagai salah satu ikon baru UKM INKAI UNS.

Tim perform UKM INKAI UNS pada Expo 2017 terdiri atas 20 anggota dari berbagai angkatan gashuku dan bahkan terdapat mahasiswa baru yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mahasiswa baru tersebut antara lain Bayu Kusuma, Syafri, Muchlis Fakhri, Imam Sinatrya, Dea Fitriani, dan Maya Anggita.

Dalam durasi sepuluh menit, MC juga menyebutkan perolehan kejuaran yang diraih karate UNS sepanjang tahun 2017 ini. Tidak lupa juga mempromosikan event terbesar dan kebanggaan INKAI UNS yaitu Sebelas Maret Cup (Semar Cup) yaitu kejuaraaan karate antar mahasiswa yang pada 2017 ini telah mencapai kelas Asia Tenggara.

Ajang Expo ini digunakan UKM INKAI UNS untuk menarik perhatian mahasiswa baru untuk bergabung dan merekrut agar menjadi bagian dari UKM INKAI UNS. Berbagai upaya dilakukan, selain dengan menampilkan tim perform yakni dengan adanya fasilitas stand dari panitia Expo yang didesain semenarik mungkin yaitu salah satunya dengan adanya display karate-gi atau seragam karate.

Selain itu, foto-foto kegiatan UKM INKAI UNS selama setengah periode kepengurusan 2017 juga ditampilkan untuk memberi gambaran kepada calon anggota tentang berbagai program kerja di UKM INKAI UNS.

Mahasiswa baru yang mengunjungi stand sangat antusias dan aktif bertanya tentang UKM INKAI UNS mulai dari jadwal latihan, event-event UKM INKAI UNS, dan pencapaian-pencapaian yang diraih.

Tercatat hingga hari terakhir Expo terdapat 55 mahasiswa baru yang mendaftar dan telah menyelesaikan admistrasi. Pencapaian ini diluar calon anggota yang baru menyumpulkan formulir, dan diprediksi calon anggota UKM INKAI UNS akan terus bertambah.-dew

Event,Prestasi

Peroleh 5 Emas, Tim Karate UNS Siap Maju ke POMNAS

11 Agu , 2017  

Semarang (10/08) Tim Karate UNS kembali menorehkan tinta emas di Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPov) Jawa Tengah di Gor Manunggal Jati Semarang.

Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMProv) Jawa Tengah adalah ajang olahraga provinsi antar rayon untuk mahasiswa perguruan tinggi tingkat sarjana dan diploma di Jawa Tengah. Pomprov Jateng cabang olahraga karate diikuti oleh 3 rayon yaitu Rayon I (Semarang dan sekitarnya), Rayon II (Solo Raya), dan Rayon III (Purwokerto dan sekitarnya).

Tim karate UNS mewakili Rayon II maju ke Pomprov bersama dengan tim karate Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Tunas Pembangunan (UTP). Ketiga tim karate tersebut sebelumnya telah mengikuti POM Rayon dan mendapatkan emas serta perak di berbagai kelas.

Tim karate UNS menurunkan 14 atlet dalam Pomprov ini. Kurang lebih 2 minggu sebelumnya, mereka telah berlatih untuk mempersiapkan kejuaraannya. Hal ini terbukti dengan perolehan 14 medali yaitu 5 emas, 7 perak, dan 2 perunggu. Perolehan ini menempatkan UNS pada urutan kedua mengungguli 16 perguruan tinggi lainnya.

Lima emas tersebut didapatkan oleh kelas Kata beregu putri (Tiara Pinky, Iis Dwi, Ginta Persada), Kumite +68 kg putri (Theresiana Ita), Kumite -68 kg putri (Aprilia Yustiana), Kumite -55 kg putri (Ajeng Mutia), dan
Kumite -70 kg putra (Robby Antonius). Selanjutnya kelima atlet tersebut akan berjuang di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) mewakili Jawa Tengah di Makassar, Oktober mendatang.

Kedelapan atlet tersebut kini telah memulai mempersiapkan diri untuk POMNas, hal ini disampaikan oleh salah satu atlet, Tiara Pinky.

“Menurutku, peserta pomprov yang dapet tiket ke pomnas harus dimaksimalkan utamanya dari segi persiapan. Mungkin perlu adanya jam terbang tambahan sebagai tolok ukur para atlet,”

Tiara menambahkan bahwa pentingnya program latihan mandiri dan pemusatan latihan (training center) perlu dilakukan agar dapat terpantau sejauh mana progres atlet secara keseluruhan. –dew